Tampilkan postingan dengan label Pepaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pepaya. Tampilkan semua postingan

Manfaat Buah Pepaya: Untuk Diet dan Kecantikan

Selama ini manfaat buah pepaya yang paling umum diketahui adalah sangat baik untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan. Namun sebenarnya masih banyak lagi khasiat yang terkandung dalam buah yang mempunyai rasa manis dan menyegarkan ini.

Anda tentu sudah sangat familiar dengan buah pepaya. Buah ini memang sudah sejak lama dibudidayakan dan menyebar di setiap pulau di nusantara. Pepaya telah menjadi salah satu pilihan favorit sebagai bahan campuran dalam es buah ataupun rujak buah. Sebagian masyarakat Indonesia juga terbiasa untuk menjadikan buah pepaya muda sebagai sayur. Namun seperti apa manfaat sesungguhnya dari buah pepaya?

manfaat buah pepaya

Asal-Usul Penyebaran Buah Pepaya

Buah pepaya sudah diperkenalkan di Indonesia sejak awal masa penjajahan Belanda, karena itu mungkin tidak banyak yang tau jika buah ini aslinya berasal dari Meksiko (bagian selatan dan utara). Nama 'Pepaya' sendiri merupakan adaptasi dari bahasa Belanda yang menyebut buah ini dengan sebutan 'Papaja'. Di daerah asalnya, buah ini diberi nama 'Papaya' (berasal dari bahasa Arawak). Masyarakat Jawa menyebut buah ini dengan nama 'Kates', sedangkan masyarakat Sunda dan Bali menyebutnya 'Gedang'.


Saat ini buah pepaya sudah menyebar hampir ke seluruh dunia, dan dibudidayakan terutama pada daerah-daerah yang mempunyai iklim tropis seperti Indonesia. Dengan majunya ilmu pertanian moderen, saat ini terdapat banyak sekali jenis pepaya yang dikenal masyarakat. Semuanya dikembangkan berdasarkan kegunaan dan selera dari konsumen. Dua jenis buah pepaya yang paling dikenal adalah pepaya bangkok (bentuknya buahnya besar dengan rasa daging buah yang manis dan berair) dan pepaya solo F1 (bentuk buahnya kecil-kecil dengan daging buah yang lebih renyah).

manfaat buah pepaya untuk kesehatan dan kecantikan

Pohon pepaya biasanya tidak bercabang dan bisa mencapai tinggi hingga 10 meter. Terdiri dari tiga jenis kelamin yaitu pepaya jantan / pepaya gantung (tidak berbuah, bunga tumbuh memanjang dan sering dijadikan obat), pepaya betina (buahnya agak bulat), dan pepaya banci (buahnya besar dan agak lonjong). Para petani di Indonesia lebih senang membudidayakan pepaya banci karena ukuran buah yang lebih besar dan buah yang lebih banyak.


Kandungan Nutrisi Buah Pepaya

Buah pepaya memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Cukup banyak zat-zat gizi penting yang dibutuhkan oleh tubuh yang terdapat dalam buah ini. Secara umum kandungan nutrisi pada buah pepaya berdasarkan data dari penelitian antara lain:
  • Kalori
  • Karbohidrat
  • Serat
  • Vitamin A, B6, C, E, K
  • Asam Folat
  • Kolin
  • Kalsium
  • Kalium
  • Magnesium
  • Zat Besi, dll

Manfaat Buah Pepaya Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Berdasarkan data kandungan gizi, hasil penelitian, dan pengalaman dari banyak orang, buah pepaya diketahui mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan dan kecantikan tubuh. Beberapa manfaat umum yang layak diketahui antara lain:
Semoga penjabaran tentang asal-usul, kandungan nutrisi, dan khasiat buah pepaya diatas cukup memberikan informasi yang berguna. Penjelasan yang lebih mendetail tentang manfaat pepaya akan blog Manfaat Buah bahas satu-persatu dalam artikel tersendiri.

Berikutnya baca:

Amankah Buah Pepaya Bagi Ibu Hamil?

Ibu-ibu yang sedang hamil muda seringkali diingatkan agar tidak mengkonsumsi buah pepaya. Alasannya adalah karena buah pepaya bisa memicu terjadinya keguguran. Namun apakah hal ini benar adanya? Deepshikha Agarwal, seorang Ahli Diet dan Nutrisi Olahraga, mengatakan bahwa idealnya ibu hamil harus makan lima porsi buah per-harinya selama kehamilan.

"Apakah itu makanan yang kaya antioksidan seperti buah melon, stroberi, anggur, dan jeruk yang kaya Vitamin C yang membantu dalam penyerapan zat besi dan apel yang bisa membantu meringankan sembelit pada ibu hamil," kata Deepshika.

amankah ibu hamil mengkonsumsi buah pepaya?

Sementara itu, Debjani Arora yang merupakan editor dari Health.India mengatakan bahwa buah pepaya yang sudah matang cukup aman bagi ibu hamil, dikutip Jum’at (16/5/2014). Buah pepaya matang adalah sumber akan vitamin C dan E, juga memiliki kandungan serat dan asam folat. "Makan pepaya selama kehamilan aman asalkan benar-benar matang," kata Arora.


Arora menambahkan bahwa yang harus dihindari oleh ibu hamil adalah mengkonsumsi buah pepaya muda (mengkal), dalam bentuk apapun. Buah pepaya yang masih muda mengandung zat lateks yang sangat berbahaya bagi kehamilan, jadi memang harus dihindari ibu hamil. "Jadi sebaiknya jauhi pepaya mentah, bahkan yang semi matang selama kehamilan. Selain itu, maka aman apabila buah pepaya sepenuhnya sudah matang selama kehamilan, tapi tetap harus dimoderasi," imbuhnya.

Senada dengan yang dijelaskan tadi, Situs WebMD juga mengungkapkan, bahwa mengkonsumsi buah pepaya muda harus  dihindari oleh wanita yang sedang menginginkan kehamilan atau berusaha untuk hamil. Pepaya muda mengandung zat lateks yang bisa menyebabkan terjdinya kontraksi rahim. Penelitian menunjukkan bahwa lateks dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kontraksi uterus pada wanita. Hal ini juga bisa mengakibatkan keguguran.

Enzim pepaya yang disebut dengan papain atau sayuran pepsin memang dapat membantu menenangkan pencernaan. Dan enzim ini ditemukan pada lateks buah pepaya. Getah pepaya sendiri dapat bertindak layaknya prostaglandin dan oksitosin, obat yang umum dipakai untuk memulai atau memperkuat kontraksi persalinan.

Sementara pada buah pepaya matang, walaupun tidak dianggap sebagai masalah, namun belum diketahui secara pasti apakah buah pepaya benar-benar aman untuk dikonsumsi selama kehamilan.
Sumber: liputan6.com


Hubungan Enzim Pepaya Dan Masalah Jerawat

Buah pepaya, seperti semua makanan alami lainnya, terdiri dari sel-sel yang mengandung enzim. Dan fungsi utama dari enzim-enzim yang terdapat dalam buah pepaya tentulah sangat bermanfaat bagi tumbuhan pepaya itu sendiri. Inilah yang mendasari pendapat bahwa enzim dalam buah pepaya tidak memberikan banyak manfaat bagi manusia, selain karena minimnya uji ilmiah yang pernah dilakukan. Namun secara tradisional, fakta-fakta justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Anda dapat melihat artikel sebelumnya mengenai Manfaat Enzim Pada Buah Pepaya dan Manfaat Buah Pepaya Untuk Kulit guna melengkapi pengetahuan anda. Khusus mengenai hubungan enzim pepaya dan masalah jerawat, penjabaran dibawah ini akan menjelaskannya kepada anda.

hubungan enzim pepaya dan jerawat

Pengertian Mengenai Enzim

Selama ini ada banyak kesalahpahaman yang berkembang mengenai enzim, mulai dari asal-usulnya hingga fungsinya bagi tubuh. Sebenarnya semua sel di tubuh anda pasti memerlukan enzim untuk dapat terlibat dalam semua proses. Seperti contohnya sel-sel dalam saluran pencernaan, sel-sel ini memproduksi dan mengeluarkan enzim yang berfungsi untuk mencerna makanan. Sel-sel di tubuh anda juga memproduksi sejumlah besar berbagai enzim metabolisme yang dapat membantu mereka memproses nutrisi menjadi energi dan membangun berbagai produk seluler.


Enzim Dalam Makanan
Walaupun semua sel hidup sangat bergantung pada enzim, namun setiap sel tidak serta merta dapat mengambil dan menggunakan enzim yang tidak mereka produksi sendiri. Sebagai contoh sederhana, walaupun makanan-makanan yang anda konsumsi seperti buah-buahan segar terdiri dari sel-sel dan mengandung enzim, namun belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan jika sel-sel tubuh anda dapat mengambil dan menggunakan enzim tersebut. Dengan demikian, enzim-enzim yang terdapat dalam makanan tidak akan secara langsung memiliki efek pada tubuh anda.

Manfaat Enzim Pepaya Bagi Jerawat

Salah satu enzim yang paling aktif dalam buah pepaya adalah enzim proteolitik yang disebut dengan papain, dimana fungsi terbesarnya adalah untuk membantu mencerna protein. Inilah alasan mengapa buah pepaya sangat baik digunakan sebagai pelunak daging. Sedangkan jerawat adalah masalah kulit yang terjadi akibat tersumbatnya pori-pori kulit dengan kotoran, sel kulit mati, minyak, dan bakteri. Karena itu, mengkonsumsi buah pepaya tidak akan memberikan efek berarti pada masalah jerawat yang anda alami, karena memang tidak ada bukti ilmiah yang bisa menunjukkan jika enzim pepaya dapat melewati sistem pencernaan menuju ke kulit anda.

Enzim dalam buah ini hanya dapat memberikan manfaat jika digunakan langsung diatas permukaan kulit (lihat Cara Membuat Masker Buah Pepaya). Dan jika dihubungkan dengan masalah jerawat, maka enzim dalam buah pepaya dapat membantu mengurangi kemunculan jerawat di wajah, karena ampuh untuk membunuh bakteri penyebab munculnya jerawat.


Buah lain yang bisa membantu mengatasi jerawat:

Buah Pepaya Dan Perut Mulas

Seperti yang telah banyak diinformasikan sebelumnya, manfaat buah pepaya bagi tubuh manusia tidak dapat dianggap remeh. Nutrisi dan vitamin yang terkandung dalam buah ini terbukti dapat membantu meningkatkan kesehatan secara umum. Kandungan aneka enzim pada buah pepaya juga telah diteliti dan terbukti ampuh untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan (lihat Manfaat Enzim Pada Buah Pepaya). Lantas apa hubungan antara buah pepaya dengan perut mulas? Sebenarnya ini masih ada kaitannya dengan manfaat enzim yang terkandung dalam buah ini. Pepaya dikenal sebagai buah yang memiliki kandungan enzim yang bermanfaat untuk pencernaan dan mengatasi rasa mulas pada perut.

buah pepaya untuk perut mulas

Hasil Penelitian dan Kegunaan Buah Pepaya

Buah pepaya diketahui mengandung enzim bernama papain yang ditemukan dalam daun, biji, dan daging buahnya. Enzim ini diketahui sangat bermanfaat bagi pencernaan dan dapat membantu mengatasi berbagai masalah yang terjadi pada pencernaan. Sayur daun pepaya sudah lama dipraktekkan dalam ilmu pengobatan tradisional sebagai obat untuk meredakan gangguan pencernaan. Selain itu, buah ini juga diketahui dapat bermanfaat untuk pencegahan penyakit jantung, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sebagai anti peradangan, dan baik untuk paru-paru.

Berdasarkan hasil penelitian, kandungan enzim papain yang tertinggi terdapat dalam daging buah yang masih mentah. Dalam dunia medis moderen, daging buah yang masih mentah ini akan diekstraksi untuk menghasilkan suplemen papain. Namun bagi sebagian masyarakat Indonesia, mereka terbiasa mengolah pepaya mentah untuk dijadikan sayur. Dan ini diketahui sama bermanfaatnya.


Peringatan Tentang Efek Samping

Berdasarkan beberapa hasil ujicoba di laboratorium, para peneliti menyarankan kepada wanita hamil dan menyusui untuk menghindari buah pepaya. Dikhawatirkan enzim papain dalam buah pepaya dapat berbahaya bagi janin maupun bayi. Hal ini karena enzim papain terbukti bertindak sebagai racun pada janin tikus laboratorium. Baca : Amankah Buah Pepaya Bagi Ibu Hamil?

Hal lain yang patut dipertimbangkan adalah berdasarkan pada beberapa catatan tentang kesehatan. Walaupun langka dan jarang terjadi, namun sebagian kecil orang diketahui dapat mengalami berbagai efek samping setelah mengkonsumsi buah ini. Beberapa efek samping tersebut antara lain adalah rasa mengantuk yang sangat, mual, muntah, detak jantung menjadi lambat, dan rasa sakit pada bagian perut. Selain itu, terdapat pula catatan mengenai reaksi alergi yang parah pada beberapa orang (sangat langka). Walaupun perbandingannya mungkin hanya 1 berbanding puluhan / ratusan juta orang, namun alergi pada pepaya diketahui dapat berakibat sangat fatal. Segera bawa ke rumah sakit jika anda menemukan tanda-tanda pembengkakan pada mulut dan tenggorokan setelah mengkonsumsi pepaya.


Yang mungkin juga bermanfaat:

Cara Mengekstraksi Minyak Biji Pepaya

Tentu anda sudah sangat akrab dengan buah pepaya. Rasanya yang manis dan menyegarkan membuat buah pepaya menjadi salah satu pilihan utama untuk dijadikan jus buah atau campuran dalam es buah dan smoothies. Pepaya mengkal juga selalu menjadi pilihan buah untuk bahan rujak dan asinan. Sedangkan untuk manfaat buah pepaya itu sendiri, baik bagi perawatan kecantikan ataupun kesehatan umum, sudah banyak dikupas dalam blog Manfaat Buah ini. Yang belum pernah dibahas adalah tentang minyak yang terdapat dalam biji pepaya.

cara membuat minyak biji pepaya

Rupanya selain daging buahnya, pepaya juga masih menyimpan khasiat lain di dalamnya. Biji yang terdapat dalam buah pepaya diketahui mengandung minyak yang bisa sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Menurut seorang ahli, minyak biji pepaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan berguna dalam perawatan kulit sebagai agen anti-penuaan. Cara mengekstraksi minyak biji pepaya juga relatif mudah. Anda dapat melakukannya sendiri di rumah.


Cara Membuat Minyak Biji Pepaya

Bahan Yang Diperlukan:
  • Buah pepaya
  • Pisau besar
  • Sendok
  • Kain saringan (bahan katun)
  • Mesin press minyak
  • Wadah (yang baik terbuat dari kaca)
Langkah-langkah pembuatan:
  • Pilih buah pepaya yang sudah benar-benar masak
  • Belah buah pepaya, ambil bijinya dengan sendok
  • Cuci dengan air hingga tidak ada bagian daging buah yang tersisa (hanya benar-benar bijinya)
  • Letakkan dalam kain katun tipis dan bungkus
  • Masukkan dalam mesin press minyak, nyalakan mesin untuk pemrosesan minyak dingin, suhu tidak boleh lebih dari 120 Fahrenheit atau 49 Celsius
  • Ikuti petunjuk cara penggunaan mesin yang anda gunakan dengan benar
  • Simpan minyak yang anda dapatkan dalam wadah kaca

Mesin press minyak tergolong mesin sederhana dan berukuran kecil. Selain untuk membuat minyak biji pepaya, anda dapat menggunakan mesin ini untuk memproses minyak lainnya (kemiri, biji bunga matahari, dll). Informasi tentang manfaat minyak biji pepaya akan disampaikan dalam artikel berikutnya. Selamat mencoba!!!


Perlu untuk diketahui juga:

Manfaat Enzim Pada Buah Pepaya

Pada artikel sebelumnya, yaitu 'manfaat buah pepaya untuk diet', saya sedikit menyinggung tentang enzim papain yang terdapat dalam buah pepaya. Buah tropis yang kaya akan vitamin A, C, E, folat, dan kalium ini memang dilengkapi oleh enzim unik yang mempunyai manfaat kesehatan. Sebelum banyak diteliti di laboratorium, manfaat enzim pada buah pepaya sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat kita sebagai pelunak (mengempukan) daging. Enzim papain pada buah pepaya ini paling banyak terkandung dalam buah yang masih mentah. Dan karena buah yang masih mentah bersifat racun, maka diperlukan proses pemasakan dulu sebelum dikonsumsi.

manfaat enzim papain pada pepaya

Manfaat Enzim Papain Untuk Pencernaan

Enzim papain dapat membantu tubuh untuk memproduksi enzim pencernaan, karena itu buah pepaya sangat baik bagi sistem pencernaan kita. Manfaat enzim buah pepaya ini terutama sangat berguna untuk mencerna protein.

Keuntungan terbesar dari enzim papain bagi pencernaan adalah pada mereka yang telah berusia diatas 50 tahun. Orang pada usia tersebut biasanya lebih sedikit memproduksi enzim pencernaan, sehingga buah pepaya dapat dijadikan sebagai solusi yang tepat. Namun ada satu hal yang harus diperhatikan. Enzim ini dapat meningkatkan resiko pendarahan. Karena itu, bagi mereka yang mempunyai tukak lambung atau luka dalam organ pencernaan sangat dilarang untuk mengkonsumsi buah pepaya.


Buah lain yang juga bermanfaat bagi sistem pencernaan:

Manfaat Enzim Papain Untuk Radang Sendi

Enzim papain dipercaya dapat mengatasi peradangan pada radang sendi rheumatoid dan osteoarthritis. Namun belum cukup banyak penelitian yang dilakukan mengenai hal ini. Berbeda dengan enzim lain pada buah pepaya, yaitu chemopapain. Enzim ini telah digunakan untuk mengatasi pembengkakan pada kondisi degeneratif tulang belakang dengan cara disuntikkan secara langsung. Namun metode ini sekarang sudah jarang dilakukan.

Penelitian terbaru tentang khasiat enzim papain bagi radang sendi dan kerusakan tulang rawan masih berjalan dan masih menggunakan hewan sebagai uji cobanya. Dalam penelitian ini, enzim papain disuntikkan secara langsung ke jaringan yang bermasalah. Hasilnya masih belum dikeluarkan karena penelitian masih berjalan.

Buah yang juga dapat mengatasi peradangan pada sendi:

Manfaat Lain Dari Enzim Pepaya

Saat ini enzim pepaya dalam bentuk suplemen sudah diperjualbelikan, dan sering kali digunakan oleh mereka yang cidera saat berolahraga. Selain itu, secara tradisional buah pepaya juga digunakan untuk mengobati luka bakar, gigitan dan sengatan serangga, serta menyembuhkan luka pada kulit. Keefektifan dan manfaat buah pepaya untuk mengatasi semua masalah tersebut dipercaya karena kandungan enzim di dalamnya.

Manfaat Minum Jus Pepaya

Pada artikel-artikel sebelumnya tentang manfaat buah pepaya, saya sudah menjelaskan khasiat dari buah ini untuk program diet dan perawatan kulit. Kali ini saya ingin menerangkan khasiat lain dari buah pepaya untuk tubuh, terutama jika dibuat jus. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang terlalu berarti antara manfaat minum jus pepaya ataupun dengan cara dimakan langsung. Semua nutrisi dan zat penting dalam pepaya sama-sama akan diserap oleh tubuh. Perbedaanya hanyalah, pepaya yang dibuat jus akan lebih cepat dicerna, dan penyerapan akan kandungan nutrisinya juga menjadi lebih optimal.

manfaat minum jus pepaya

Manfaat Jus Pepaya Untuk Hipertensi

Sebuah penelitian menemukan bahwa meminum jus pepaya sangat potensial untuk mengobati penyakit tekanan darah tinggi. Senyawa yang terdapat dalam buah pepaya diketahui secara signifikan dapat menurunkan tekanan darah dalam pembuluh arteri atau MAP (yaitu tekanan darah rata-rata pada setiap orang). Hasil ini didapat berdasarkan penelitian yang menggunakan tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pepaya bekerja dengan membuat rileks otot-otot pembuluh darah. Dan inilah yang membuat tekanan darah menjadi berkurang.


Yang perlu dibaca juga:

Jus Pepaya Sebagai Antioksidan

Jus pepaya diketahui mengandung antioksidan yang mampu untuk mengikat dan membuang radikal bebas, limbah yang dihasilkan dari proses pencernaan makanan, dan zat racun seperti nikotin dalam asap rokok. Radikal bebas adalah penyebab terjadinya kerusakan sel yang mengakibatkan penyakit kanker dan penyakit berbahaya lainnya. Ujicoba yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa jus pepaya memberikan efek perlindungan yang sangat signifikan terhadap stress oksidatif.

Khasiat Jus Pepaya Dalam Pengobatan Cystic Fibrosis

Cystic fibrosis adalah suatu penyakit genetik yang bersifat kronis dan progresif, menyebabkan tubuh memproduksi lendir yang tebal dan lengket secara berlebihan. Hal ini akan membuat lendir menumpuk pada saluran pernapasan yang mengakibatkan seseorang menjadi kesulitan dalam bernapas. Lama kelamaan lendir juga akan menumpuk pada daerah pankreas, yang mengakibatkan gangguan serius pada proses pencernaan makanan. Buah pepaya yang tinggi akan kandungan enzim papain dapat membantu mengatasi gangguan pada proses pencernaan makanan ini.

Untuk diketahui, kandungan enzim papain yang paling tinggi terdapat dalam pepaya muda (baca Manfaat Enzim Pada Buah Pepaya). Namun karena pepaya muda bersifat racun, maka proses pemasakan perlu dilakukan sebelum dikonsumsi. Jadi bagi anda yang biasa memakan sayur pepaya, jangan ubah kebiasaan anda tersebut!

Cara Membuat Masker Buah Pepaya

Pepaya adalah buah multi manfaat. Selama ratusan tahun, manfaat buah pepaya untuk kesehatan tubuh dan merawat kecantikan kulit sudah dirasakan oleh masyarakat dunia. Pada artikel sebelumnya Manfaat Buah juga sudah menyampaikan apa saja khasiat buah ini untuk kulit, namun cara membuat maskernya mungkin belum terlalu banyak dibahas. Bagi anda yang tertarik untuk menggunakan buah ini sebagai cara alami untuk merawat kulit, berikut ini cara membuat masker buah pepaya di rumah:

cara membuat masker buah pepaya

Langkah Menggunakan Masker Pepaya dan Manfaatnya


1. Langkah Pertama
Pilih buah pepaya yang sudah masak, kupas kulitnya, bersihkan bijinya, dan potong kecil-kecil secukupnya.

2. Langkah Kedua
Masukkan dalam blender, lalu blender hingga benar-benar halus. Jangan tambahkan air karena buah pepaya sudah cukup mengandung air.

3. Langkah Ketiga
Aplikasikan pasta pepaya langsung ke kulit wajah dan leher secara merata tanpa tambahan bahan lain. Efek dari masker ini adalah untuk menenangkan dan menyegarkan kulit wajah yang lelah.

4. Langkah Keempat
Untuk melembutkan dan memuluskan kulit, tambahkan sedikit madu pada pasta pepaya. Aplikasikan ini secara merata di kulit wajah dan leher. Selain dapat membuat kulit menjadi halus dan lembut, masker ini juga berfungsi untuk membersihkan noda pada wajah. Untuk mengatasi kulit kusam, tambahkan perasan air jeruk nipis.

5. Langkah Kelima
Agar penyerapan enzim-enzim bermanfaat dapat lebih optimal, gunakan ujung-ujung jari anda untuk memijat kulit secara perlahan dengan gerakan melingkar sekitar 3 menit.

6. Langkah Terakhir
Biarkan masker pada kulit hingga kering (sekitar 10 - 15 menit). Setelah itu, gunakan air hangat untuk membersihkannya. Keringkan kulit dengan cara menepuk-nepuknya dengan handuk lembut (jangan digosok). Jangan pula menggunakan krim atau make-up sesudahnya, biarkan kulit dalam keadaan alami setidaknya selama 5 - 6 jam.


Buah lainnya bagi kecantikan kulit: