Manfaat Biji Buah Kiwi

Buah apa yang memiliki kandungan vitamin C lebih banyak dari jeruk dan kandungan kalium sama banyaknya dengan pisang? Jika anda menjawab buah kiwi, maka tebakan anda benar. Vitamin dan mineral yang berlimpah dalam sebuah kiwi dapat memberikan efek kesehatan secara keseluruhan, dan juga dapat membantu mengobati kondisi tertentu seperti asma dan degenerasi makula yang berkaitan dengan usia. Dan tidak hanya itu, manfaat biji buah kiwi juga tidak dapat dikesampingkan, karena biji kecil dalam daging buah kiwi (boleh dimakan) ini penuh dengan nutrisi. Inilah yang akan Manfaat Buah bahas dalam postingan kali ini.

manfaat dan khasiat biji kiwi

Sekilas Mengenai Buah Kiwi

Kiwi berasal dari Cina, dan pertama kali dikenal oleh dunia Barat pada abad ke-20. Disebut juga dengan nama "Chinese gooseberry", kiwi termasuk tanaman semak merambat, dan memiliki lebih banyak kesamaan dengan buah berry dan anggur dibandingkan dengan buah-buahan pohon. Daging buahnya lembut dan berwarna hijau terang, dengan rasa manis dan asam pada saat bersamaan. Baik kulit dan biji buah kiwi dapat dimakan, namun kebanyakan orang mengupas dan membuang kulit buah yang agak sedikit berbulu tersebut. Selain jenis buah kiwi yang biasa kita ketahui, ada juga varietas golden kiwi yang pertama kali muncul pada tahun 1991, secara nutrisi tidak jauh berbeda dengan yang berwarna hijau. Selengkapnya baca artikel utama mengenai Manfaat Buah Kiwi

Nutrisi Buah Kiwi

Satu cangkir takar irisan kiwi hijau memasok sekitar 167g vitamin C, atau setara dengan 150% - 200% dari kebutuhan harian yang direkomendasikan bagi orang dewasa. Pasokan 562mg potasium dalam secangkir kiwi akan membantu semua fungsi sel-sel dan organ-organ tubuh anda, ini setara dengan 12% dari nilai harian yang direkomendasikan. Kandungan vitamin C dan potasium yang tinggi dalam buah ini sangat berkontribusi terhadap manfaat buah kiwi bagi kesehatan pernapasan. Buah kiwi juga bermanfaat untuk kesehatan mata, karena terdapat 157 IU vitamin A dan 220mcg lutein dalam 1 cangkir takar, yaitu karotenoid yang melindungi terhadap degenerasi makula. Buah kecil yang hebat ini juga merupakan sumber vitamin K yang sangat signifikan, yaitu vitamin yang dapat meningkatkan kepadatan tulang. Baca Kandungan Vitamin Dalam Buah Kiwi

Biji Buah Kiwi

Kurang dari 3% dari berat 1 buah kiwi adalah biji kecil yang terdapat di dalamnya. Seperti buah-buahan berry lainnya, biji kiwi menyimpan nutrisi yang dibutuhkan untuk saat pembenihan, pertumbuhan, dan keberlangsungan hidupnya, dan ini sangat padat nutrisi. Berbeda dengan saat anda membuang biji dari buah-buahan pohon seperti apel, jeruk, ceri, dan plum, biji buah kiwi bisa anda makan. Selain itu, minyak yang diekstraksi dari biji kiwi lebih kaya dari biji rami dalam hal kandungan alpha-linolenic acid, yaitu asam lemak omega-3 yang meningkatkan kesehatan jantung dan otak, serta membantu mengatur kolesterol. Anda juga dapat mengkonsumsi minyak biji kiwi sebagai suplemen. Karena kaya akan vitamin A, minyak ini kadang-kadang dijadikan komponen dalam produk kecantikan untuk kulit (baca Kegunaan Kiwi Untuk Perawatan Kulit) dan rambut.

Catatan Pertimbangan
Meskipun buah kiwi padat akan gizi, beberapa orang diketahui memiliki alergi dengan buah ini. Dan reaksi alergi tampaknya lebih mungkin terjadi pada anak-anak. Gejalanya bervariasi dalam tingkat keparahan, mulai dari iritasi ringan sampai gatal-gatal mulut dengan syok anafilaksis. Kemungkinan besar respon alergi ini disebabkan oleh enzim dalam buah kiwi yang disebut dengan actinidin. Baca Alergi Buah Yang Umum Terjadi


Jangan lewatkan untuk baca:

Konsumsi Jus Apel Dapat Obati Asma

Ini mungkin menjadi berita yang cukup menggembirakan bagi anda yang bermasalah dengan penyakit asma. Walaupun ilmu kedokteran saat ini sudah berkembang sedemikian rupa, dimana penyakit asma sudah kurang menjadi sesuatu yang sangat mengkhawatirkan lagi, namun tetap saja ini menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat.

obati asma dengan konsumsi jus apel

Studi terbaru berhasil menunjukkan bahwa seorang anak yang mengkonsumsi jus apel setiap hari secara rutin memiliki resiko sangat rendah terkena gangguan pernafasan dibandingkan anak yang hanya mengkonsumsi jus apel sebulan sekali. Selain itu, penelitian lain juga menunjukkan anak yang dilahirkan dari seorang ibu yang gemar mengkonsumsi apel setiap harinya memiliki resiko yang lebih rendah untuk terkena asma, dibandingkan ibu hamil yang tidak atau jarang sekali mengkonsumsi jus apel.


So, bagi para ibu, jangan lupa untuk menyiapkan segelas jus apel setiap pagi ke anak anda yang memiliki resiko penyakit asma. Atau bagi anda para wanita yang saat ini sedang hamil, pertimbangkanlah untuk memasukkan buah apel dalam daftar menu diet anda sehari-hari.

Tiongkok Dan Filipina Melirik Pisang Asal Subang

Jakarta - PT. Perkebunan Nusantara VIII (PTPN) (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang perkebunan, telah melakukan ekspor pisang mas kirana ke Singapura. Buah pisang yang dikembangkan pada lahan perkebunan di daerah Subang-Jawa Barat tersebut sangat disukai para konsumen di Singapura.

buah pisang subang dilirik tiongkok dan filipina

"Mereka minta terus rata-rata 2 kontainer setiap minggu. Kita lebih melihat reaksi pasar yang dulu. Ternyata di dunia internasional respons baik. Mutu pisang kita baik," kata Dadi Sunardi, Direktur Utama PTPN VIII, selasa (13/5). Kesuksesan buah pisang dari perkebunan buah milik PTPN VIII di pasar Singapura ini membuatnya kemudian dilirik oleh distributor asal Filipina dan Tiongkok.


"Ada permintaan Tiongkok dan permintaan Filipina. Mereka penghasil pisang, tapi mereka minta dari kita karena baru terkena bencana," kata Dadi. Untuk ekspor ke Tiongkok dan Filipina ini sebenarnya masih dalam tahap penjajakan. Menurutnya, prioritas utama adalah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu. Jika kebutuhan domestik dapat terpenuhi, maka selanjutnya dapat melakukan ekspor pisang ke luar.

"Kita meningkatkan mulai September. September, produksi sudah di atas 800.000 kg - 1.000.000 kg. Kebutuhan dalam negeri 60% dan ekspor 40%. Dalam negeri ke Jawa Barat, Banten hingga Jakarta," jelasnya lagi.

Program pengembangan buah-buahan tropis ini sendiri sebenarnya merupakan bagian dari revolusi oranye yang didorong oleh Dahlan Iskan (Menteri BUMN). Saat ini berbagai jenis buah tropis tengah dikembangkan oleh PTPN VIII, baik yang berusia pendek maupun panjang. Buah-buahan tersebut antara lain adalah pisang, pepaya, durian, manggis, alpukat hingga buah naga. "Pisang, manggis, durian. Kita juga kembangkan jambu citra, buah naga, kemudian alpukat," pungkasnya. (MB)
Sumber: Medan Bisnis


Tips Agar Tidak ‘Mabuk’ Saat Mengkonsumsi Durian

Banyuwangi - Walaupun memiliki banyak penggemar, namun tidak sedikit pula orang yang enggan mengkonsumsi buah durian karena akan merasakan sakit kepala atau pusing setelah menyantapnya. Hal yang secara umum disebut dengan istilah ‘mabuk durian’ ini memang membuat beberapa orang menjadi trauma dan tidak menyukai buah dengan aroma dan rasa yang sangat khas tersebut. Mungkin anda salah satunya.

tips agar tidak mabuk saat makan durian

Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Durian Merah Banyuwangi, Eko Mulyanto, mengatakan sebenarnya ada trik khusus yang bisa diterapkan agar anda bisa makan buah durian dengan nyaman dan tidak takut dengan efeknya, walaupun itu durian merah sekalipun. Eko mengatakan bahwa buah durian yang bisa membuat kepala menjadi pusing atau perut menjadi mual setelah menyantapnya adalah durian yang telah berusia lebih dari 6 jam dari waktu dipetik, atau juga buah durian yang jatuh sendiri dari pohonnya.



"Setelah 6 jam, enzim di dalam durian akan menghasilkan alkohol. Sehingga itu yang membuat orang makan durian mesti merasa pusing dan kepala terasa berat," ujar Eko kepada detikcom, (10/5/2014).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh para penggemar buah durian sebelum mengkonsumsinya. Menurut Eko, sebelum makan buah durian, sebaiknya kita mengkonsumsi buah manggis terlebih dahulu. Manfaat buah manggis yang berjuluk "Queen of Fruits atau Ratu Buah" itu adalah untuk membantu menetralisir alkohol pada buah durian karena kandungan zat tertentu di dalamnya. Dua buah ini dapat saling menolong dan melengkapi, karena itu mengapa musim panen buah manggis selalu berbarengan dengan musim panen durian yang disebut sebagai "King of Fruits atau Raja Buah" ini.

"Tuhan selalu menciptakan lawan dari makanan yang diciptakan. Makan manggis 3 sampai 4 buah sebelum makan durian bisa membuat kuat makan durian. Entah sepuluh atau mungkin 40 buah durian sekaligus anda makan tidak akan mabuk," papar Eko.

Selain itu, Eko juga menambahkan jika air bilasan dari bagian dalam kulit buah durian juga mampu mengatasi mabuk durian. Bagian kulit dalam dari buah ini mengandung antidot berupa lapisan lilin yang dapat larut dengan air. Cukup minum air bilasan tersebut, maka antidot akan bekerja menetralisir alkohol yang terkandung dalam buah durian.

"Caranya gosok beberapa kali bagian dalam kulit durian dan dicampur air minum. Di sana ada antidot untuk melawan racun pada tubuh. Kemudian minum sampai habis. Itulah mengapa daging durian tidak melekat di dalamnya," pungkasnya.
Sumber : detikcom
Sebelumnya:

Amankah Buah Pepaya Bagi Ibu Hamil?

Ibu-ibu yang sedang hamil muda seringkali diingatkan agar tidak mengkonsumsi buah pepaya. Alasannya adalah karena buah pepaya bisa memicu terjadinya keguguran. Namun apakah hal ini benar adanya? Deepshikha Agarwal, seorang Ahli Diet dan Nutrisi Olahraga, mengatakan bahwa idealnya ibu hamil harus makan lima porsi buah per-harinya selama kehamilan.

"Apakah itu makanan yang kaya antioksidan seperti buah melon, stroberi, anggur, dan jeruk yang kaya Vitamin C yang membantu dalam penyerapan zat besi dan apel yang bisa membantu meringankan sembelit pada ibu hamil," kata Deepshika.

amankah ibu hamil mengkonsumsi buah pepaya?

Sementara itu, Debjani Arora yang merupakan editor dari Health.India mengatakan bahwa buah pepaya yang sudah matang cukup aman bagi ibu hamil, dikutip Jum’at (16/5/2014). Buah pepaya matang adalah sumber akan vitamin C dan E, juga memiliki kandungan serat dan asam folat. "Makan pepaya selama kehamilan aman asalkan benar-benar matang," kata Arora.


Arora menambahkan bahwa yang harus dihindari oleh ibu hamil adalah mengkonsumsi buah pepaya muda (mengkal), dalam bentuk apapun. Buah pepaya yang masih muda mengandung zat lateks yang sangat berbahaya bagi kehamilan, jadi memang harus dihindari ibu hamil. "Jadi sebaiknya jauhi pepaya mentah, bahkan yang semi matang selama kehamilan. Selain itu, maka aman apabila buah pepaya sepenuhnya sudah matang selama kehamilan, tapi tetap harus dimoderasi," imbuhnya.

Senada dengan yang dijelaskan tadi, Situs WebMD juga mengungkapkan, bahwa mengkonsumsi buah pepaya muda harus  dihindari oleh wanita yang sedang menginginkan kehamilan atau berusaha untuk hamil. Pepaya muda mengandung zat lateks yang bisa menyebabkan terjdinya kontraksi rahim. Penelitian menunjukkan bahwa lateks dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kontraksi uterus pada wanita. Hal ini juga bisa mengakibatkan keguguran.

Enzim pepaya yang disebut dengan papain atau sayuran pepsin memang dapat membantu menenangkan pencernaan. Dan enzim ini ditemukan pada lateks buah pepaya. Getah pepaya sendiri dapat bertindak layaknya prostaglandin dan oksitosin, obat yang umum dipakai untuk memulai atau memperkuat kontraksi persalinan.

Sementara pada buah pepaya matang, walaupun tidak dianggap sebagai masalah, namun belum diketahui secara pasti apakah buah pepaya benar-benar aman untuk dikonsumsi selama kehamilan.
Sumber: liputan6.com